Jelang Musim Panas, Masa Depan David De Gea Di Manchester United Masih Buram

By Editor-A - pada 27th Feb 20 3:40 pm

De Gea kemungkinan dikorbankan oleh Red Devils agar mendapat tambahan dana belanja dan masa depannya juga bergantung pada potensi penjualan Pogba.

David de Gea bisa dijual Manchester United pada musim panas ini guna menambah dana belanja yang akan digunakan Ole Gunnar Solskjaer untuk memuluskan rencana jangka panjang pembangunan tim.

De Gea meneken kontrak baru dengan kenaikan gaji pada September lalu, yang membuatnya bertahan hingga 2023, dan pada waktu itu United memperpanjang masa baktinya karena takut kehilangan sang kiper secara gratis. Namun, sejak itu, De Gea menyerahkan ban kapten kepada Harry Maguire pada Januari kemarin menyusul kepergian Ashley Young ke Inter Milan.

United terus memantau perkembangan Dean Henderson, yang saat ini dipinjamkan ke Sheffield United, dan sukses membantu klub promosi Liga Primer Inggris tersebut bersaing di papan atas klasemen musim ini. Henderson juga berpeluang besar menjadi kiper nomor satu United dan juga tim nasional Inggris.

Sergio Romero mungkin adalah penjaga gawang cadangan terbaik di dunia, jadi ia bisa menjalankan peran transisi sebelum melihat Henderson menjadi pilihan utama di Old Trafford secara bertahap.

De Gea sebelumnya memang terbuka untuk kembali ke La Liga, namun sejauh ini belum ada tawaran konkret dari Spanyol. Transfer ke sesama klub Inggris juga hampir dipastikan mustahil, sejauh ini menyisakan Juventus dan Paris Saint-Germain sebagai dua potensi tujuan.

Performa kiper internasional Spanyol itu sebenarnya jauh lebih berkembang dibandingkan mimpi buruk yang dialaminya pada awal musim, namun hingga sekarang ia belum bisa lagi menampilkan kembali performa gemilang yang membawanya empat kali terpilih sebagai pemain terbaik klub dalam semusim.

Kekhawatiran mengenai masa depannya belum menemui titik terang. Penurunan yang dialami klub selepas era Sir alex Ferguson terus berlanjut, dengan United berada di titik terendah dalam beberapa dekade terakhir. Sebagai klub pemenang 20 titel kasta tertinggi Inggris, United saat ini jauh dari kapasitas sebagai pesaing juara Liga Primer, alih-alih Liga Champions.

Perombakan besar-besaran skuad utama akan membutuhkan investasi besar, dan tiga pemain – Aaron Wan-Bissaka, Harry Maguire dan Daniel James – datang pada musim panas lalu dengan menghabiskan biaya mencapai £150 juta.

Belum lagi pembelian Bruno Fernandes pada Januari lalu yang mencapai £65 juta, maka total pengeluaran United sudah melampaui £200 juta. Maka dari itu penjualan beberapa pemain yang memiliki banderol dan gaji besar bakal kembali menyeimbangkan neraca finansial tim.

Marcos Rojo, Alexis Sanchez dan Chris Smalling sudah dilepas ke klub lain dengan status pinjaman dan United tidak akan keberatan untuk melepas ketiganya secara permanen pada musim panas.

Young, Romelu Lukaku, Matteo Darmian, James Wilson, Ander Herrera dan Antonio Valencia adalah nama-nama yang dijual United pada awal musim 2019/20 dan tak mengherankan apabila De Gea berpeluang besar mengikuti jejak mereka.

Peluang bagi De Gea untuk tetap bertahan di Old Trafford adalah apabila United lebih memilih untuk menjual Paul Pogba, yang memang sudah beberapa kali mengisyaratkan untuk hengkang dari klub dalam waktu dekat.

Lihat Juga > Jadwal Liga Inggris

Hal Menarik Lainnya